Apa Hukumnya Duduk Di Atas Kuburan

Apa Hukumnya Duduk Di Atas Kuburan

Posted on

Apa Hukumnya Duduk Di Atas Kuburan. Dalam hukum islam, duduk di atas kuburan dan melangkahi kuburan merupakan sesuatu yang haram. Apa maksud dari hukum duduk di atas kuburan ini? Dalam kitab itu, dijelaskan bahwa mayoritas ulama mazhab berpandangan jika duduk di atas kuburan, bersandar, dan berjalan di atasnya hukumnya makruh.


Model Kuburan Katolik Minimalis Makam Katolik Marmer Pabrik
Image from: pabrik-marmertulungagung.com

Anda juga harus memahami bahwa duduk di atas kuburan adalah haram hukumnya. Hukum duduk di atas kuburan 1. Rasulullah saw melarang seseorang duduk diatas kuburan di beberapa haditsnya, diantaranya sabda rasulullah saw,”sesungguhnya seorang dari kalian yang duduk ditas bara api lalu membakar pakaian hingga menyisakan kulitnya lebih baik baginya daripada duduk diatas sebuah kuburan.” (hr. Tindakan ini dianggap sebagai sikap tidak hormat kepada si mayit. Sementara mayoritas ulama berpendapat hukum duduk di atas kuburan, bersandar, dan berjalan di atasnya adalah makruh.

Adapun yang dimaksud dengan kata juluus (جلوس) dalam hadits ini adalah : Tindakan ini dianggap sebagai sikap tidak hormat kepada si mayit. Apa maksud dari hukum duduk di atas kuburan ini?

Imam malik berpendapat bahwa duduk yang dimaksud dalam hadits adalah duduk untu buang hajat. Rasulullah juga bersabda, “seandainya salah seorang dari kalian duduk di atas bara api kemudian bara api tersebut membakar pakaiannya dan mengenai kulitnya, itu lebih baik baginya daripada duduk di atas kuburan. Suatu ketika, amar melihat nabi muhammad saw duduk bersimpuh di samping makam, lalu beliau bersabda, ”jangan sakiti penghuni makam ini.”. Ketika mengunjungi makam seseorang, anda dilarang untuk duduk di atas kuburan atau tempat peristirahatan terakhir mereka yang telah berpulang ke dunia akhirat.

Hal Ini Disebutkan Dalam Salah Satu Hadis, Yaitu:

Ketika mengunjungi makam seseorang, anda dilarang untuk duduk di atas kuburan atau tempat peristirahatan terakhir mereka yang telah berpulang ke dunia akhirat. Mengetahui dasar hukum membaca talbiyah. Adapun yang dimaksud dengan kata juluus (جلوس) dalam hadits ini adalah :

Suatu ketika, amar melihat nabi muhammad saw duduk bersimpuh di samping makam, lalu beliau bersabda, ”jangan sakiti penghuni makam ini.”. Misalnya, duduk di atas kuburan, bersandar, dan berjalan melangkahinya. Anda juga harus memahami bahwa duduk di atas kuburan adalah haram hukumnya.

Dalam hukum islam, duduk di atas kuburan dan melangkahi kuburan merupakan sesuatu yang haram. Kesimpulan ini merujuk pada suatu hadis sahih, yang diriwayatkan dari amar bin hazm. Dalam melakukan ziarah kubur, seorang muslim harus selalu menjaga adab

Rasulullah juga bersabda, “seandainya salah seorang dari kalian duduk di atas bara api kemudian bara api tersebut membakar pakaiannya dan mengenai kulitnya, itu lebih baik baginya daripada duduk di atas kuburan. Hal ini disebutkan dalam salah satu hadis, yaitu: Dalam kitab itu, dijelaskan bahwa mayoritas ulama mazhab berpandangan jika duduk di atas kuburan, bersandar, dan berjalan di atasnya hukumnya makruh.

Larangan menembok/membangun di atas kubur, bila dikaitkan dengan hadits larangan duduk di atas kubur secara logika dapat kita terima, karena seseorang akan duduk di atas kuburan manakala terdapat bangunan di atasnya. Haram hukumnya duduk di atas kubur atau menginjak kubur seorang muslim berdasarkan ancaman berat terhadap pelakunya,. Jumhur ulama berpendapat hukumnya haram.

Hukum Duduk Di Atas Kuburan 1.

Rasulullah juga bersabda, “seandainya salah seorang dari kalian duduk di atas bara api kemudian bara api tersebut membakar pakaiannya dan mengenai kulitnya, itu lebih baik baginya daripada duduk di atas kuburan. Dalam hukum islam, duduk di atas kuburan dan melangkahi kuburan merupakan sesuatu yang haram. Berdasarkan hadist di atas, jumhur ulama menyatakan bahwa hukum duduk di atas kuburan adalah makruh.

Ketika mengunjungi makam seseorang, anda dilarang untuk duduk di atas kuburan atau tempat peristirahatan terakhir mereka yang telah berpulang ke dunia akhirat. Misalnya, duduk di atas kuburan, bersandar, dan berjalan melangkahinya. Haram hukumnya duduk di atas kubur atau menginjak kubur seorang muslim berdasarkan ancaman berat terhadap pelakunya,.

Hukum duduk di atas kuburan 1. Hal ini disebutkan dalam salah satu hadis, yaitu: Larangan menembok/membangun di atas kubur, bila dikaitkan dengan hadits larangan duduk di atas kubur secara logika dapat kita terima, karena seseorang akan duduk di atas kuburan manakala terdapat bangunan di atasnya.

Jumhur ulama berpendapat hukumnya haram. Dalam kitab itu, dijelaskan bahwa mayoritas ulama mazhab berpandangan jika duduk di atas kuburan, bersandar, dan berjalan di atasnya hukumnya makruh. Tindakan ini dianggap sebagai sikap tidak hormat kepada si mayit.

Kesimpulan ini merujuk pada suatu hadis sahih, yang diriwayatkan dari amar bin hazm. Rasulullah saw melarang seseorang duduk diatas kuburan di beberapa haditsnya, diantaranya sabda rasulullah saw,”sesungguhnya seorang dari kalian yang duduk ditas bara api lalu membakar pakaian hingga menyisakan kulitnya lebih baik baginya daripada duduk diatas sebuah kuburan.” (hr. Duduk dan berjalan diatas kuburan.

“Janganlah Kalian Duduk Di Atas Kuburan Dan Jangan Shalat Menghadap Kepadanya,” (Diriwayatkan Muslim).

Suatu ketika, amar melihat nabi muhammad saw duduk bersimpuh di samping makam, lalu beliau bersabda, ”jangan sakiti penghuni makam ini.”. Dalam melakukan ziarah kubur, seorang muslim harus selalu menjaga adab Duduk dan berjalan diatas kuburan.

Berdasarkan hadist di atas, jumhur ulama menyatakan bahwa hukum duduk di atas kuburan adalah makruh. Adapun yang dimaksud dengan kata juluus (جلوس) dalam hadits ini adalah : Misalnya, duduk di atas kuburan, bersandar, dan berjalan melangkahinya.

Hal ini disebutkan dalam salah satu hadis, yaitu: “janganlah kalian duduk di atas kuburan dan jangan shalat menghadap kepadanya,” (diriwayatkan muslim). Dalam hukum islam, duduk di atas kuburan dan melangkahi kuburan merupakan sesuatu yang haram.

Mengetahui dasar hukum membaca talbiyah. Kesimpulan ini merujuk pada suatu hadis sahih, yang diriwayatkan dari amar bin hazm.

Leave a Reply

Your email address will not be published.